site hit counter
     

Dispepsia? Cobalah dengan Hypnosis

Mereka yang telah menderita dispepsia akan merasa bahwa dispesia merupakan suatu penyakit yang sangat menjengkelkan yang sering membuat pendeitanya menjadi sedih dan merasa kesakitan. Ini merupakan suatu kondisi yang membingungkan oleh para ilmuwan medis tapi gejala utamanya sudah jelas dan tidak ambigu lagi.

Gejala ini ditandai dengan timbulnya nyeri pada bagian atas perut. Tetapi penyebab utama dari gejala ini sama sekali sulit untuk dipahami. Timbulnya dispepsia telah didiagnosis bahwa adanya suatu penyakit yang mendasari. Dengan kata lain seperti tukak lambung, penyakit gastroesophageal reflux (GERD) dan diabetes, yang semuanya dapat menghasilkan gejala yang sama.

Seperti sering terjadi
pada gejala irritable bowel syndrome (IBS). Spekulasinya adalah bahwa kedua kondisi ini dapat muncul karena berbagi penyebab yang sama, meskipun kejelasannya masih belum bisa dipastikan. Semua ini bisa disebabkan karena perut menjadi kaku, pengosongan pada daerah lambung, hipersensitivitas lambung dan sekresi asam.

Para ahli medis dan dokter telah berusaha untuk mengobati gejala yang mendasari dari penyebab penyakit tersebut. Seperti Mayo Clinic, dia percaya bahwa dengan melakukan perubahan gaya hidup dan terapi, maka dapat berkontribusi untuk menghilangkan gejala-gejala yang timbul tersebut. Dilakukan sebuah penelitian dengan populasi 126 orang bagi mereka yang mengalami gejala dispesia yang telah dibagi menjadi 4 kelompok. Satu kelompok menerima perawatan plasebo, satu kelompok lagi menerima pengobatan medis standar saja, dan satu lagi melakukan terapi suportif dan satunya lagi menggunakan teknik hipnoterapi. Gejala yang datang, akan diukur sebelum dan sesudah masa pengobatan selama enam belas minggu, serta 56 minggu kemudian untuk di tindak lanjuti kembali.

Hasil yang dicapai dari proses penelitian selama beberapa minggu tersebut adalah bagi mereka yang melakukan hipnoterapi telah melaporkan bahwa ada suatu perbaikan yang signifikan setelah melakukan terapi selama enam belas minggu daripada kelompok lainnya. Perbaikan yang dihasilkan dalam jangka panjang yang paling mengesankan adalah: 73% dari kelompok yang melakukan hipnoterapi telah melaporkan peningkatan yang sangat signifikan dalam gejala mereka pada minggu ke 56, dibandingkan dengan 43% pada kelompok pengobatan yang biasa dan 34% pada kelompok terapi suportif.

Metode ini juga telah terbukti
sangat bermanfaat bagi pasien yang menderita sindrom iritasi usus besar dan beberapa penelitian telah melaporkan bahwa adanya hasil yang positif dari penggunaan hipnosis untuk berbagai kondisi lain seperti disfungsi pencernaan atas dan dispepsia. Tampaknya hipnosis ini bekerja dengan cara mendorong penderita agar bisa lebih memusatkan perhatiannya pada proses penyembuhan pada daerah yang sakit sehingga dapat menghasilkan hasil yang sangat signifikan. Salah satu penyebab utama yang mungkin dapat menimbulkan gejala dispepsia ini adalah adanya pengosongan perut yang merupakan suatu fenomena yang dapat menghasilkan rasa ketidaknyamanan bagi penderitanya.

Untuk keperluan hipnoterapi mengobati Dispepsia, Anda bisa menggunakan audio hipnoterapi, klik: Menghilangkan & Menyembuhkan Rasa Sakit & Tidak Nyaman