site hit counter
     

Dampak Buruk dari Obesitas untuk Masalah Kesehatan

Obesitas merupakan suatu kondisi di mana terdapat banyak peningkatan dalam indeks massa tubuh dan dapat menjadi penyebab utama dari kematian. Obesitas pada kenyataannya merupakan salah satu masalah yang dapat dicegah jika orang yang mengalami obesitas memang benar-bena ingin merubah gaya hidupnya.

Karena berat badan yang berlebih, sangat mengganggu aktivitas sistem didalam tubuh. Kondisi ini dapat diperparah karena masalah obesitas yang dapat membuat semakin lebih parah dan meningkat dari masalah mematikan.

Obesitas mempengaruhi berbagai
organ sistem dalam tubuh manusia. Berikut ini adalah efek samping dari masalah obesitas:

Masalah Kardiovaskular:

Timbulnya masalah kardiovaskuler itu dikarenakan adanya hubungan langsung antara penumpukan lemak dalam tubuh, darah dan sistem jantung. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah paling umum yang biasanya disebabkan oleh obesitas. Tingginya kadar kolesterol dan aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah) dalam tubuh merupakan beberapa masalah lain yang sering terlihat pada orang gemuk. Karena adanya peradangan arteri, maka suplai darah menuju ke jantung juga dapat dikurangi sehingga menimbulkan risiko yang lebih besar dari gagal jantung. Bahkan, lebih dari 12% dari kasus gagal jantung kongestif itu disebabkan karena obesitas.

Masalah Endokrin dan
Reproduksi:

Kehadiran lemak ekstra dalam tubuh juga dapat menghambat produksi hormon yang terlalu banyak. Hal ini terjadi karena adanya sel-sel yang merusak produksi hormon dalam tubuh. Sejak adanya penumpukan lemak pada perut, maka dapat merusak produksi sel yang mencerna hormon insulin yang dapat menyebabkan diabetes mellitus tipe 2 dan juga masalah lain seperti sindrom ovarium polikistik, gangguan menstruasi, infertilitas, dll yang telah terjadi dalam sistem reproduksi. Bahkan saat dalam masa kehamilan, penyebab masalah komplikasi tersebut dapat menyebabkan kecacatan pada bayi.

Kanker:

Peneliti medis belum bisa menentukan penyebab pasti dari temuan ini. Tetapi telah terbukti bahwa sebagian besar orang yang mengalami obesitas dapat meningkatkan risiko kanker dalam tubuh terutama pada wanita. Kemungkinan kanker usus besar dapat berkembang, termasuk juga jenis kanker lainnya seperti kanker payudara, kanker esofagus, kanker kolorektal, kanker hati, kanker kandung empedu, dll. Selain itu, obesitas juga dapat menyebabkan masalah pada kelenjar prostat, endometrium, ovarium atau kanker leher rahim. Orang gemuk perlu ekstra hati-hati untuk selalu menjaga kesehatan mereka.

Masalah Neurologis:

Masalah neurologis bukan merupakan efek langsung dari peningkatan lemak dalam tubuh. Karena obesitas dapat menyebabkan masalah seperti hipertensi dan diabetes yang dapat mengurangi aliran darah ke jantung dan otak, sehingga dapat menyebabkan berbagai masalah yang mungkin terjadi didalam tubuh. Stroke juga dapat terjadi karena aliran darah ke otak yang berpotensi dapat menyebabkan penurunan pada fungsi otak. Karena adanya penurunan dalam fungsi otak, maka dapat menyebabkan demensia, sakit kepala, meralgia paresthetica (nyeri di paha luar karena cedera pada saraf), carpal tunnel syndrome dan hipertensi intrakranial idiopatik.

Masalah Musculoskeletal:

Obesitas juga dapat menyebabkan tekanan yang sangat besar pada sistem kerangka manusia. Karena disebabkan oleh tulang dan kerangka yang harus menanggung berat badan yang jauh lebih berat, sehingga dapat meningkatkan stres yang menyebabkan masalah seperti osteoarthritis. Nyeri punggung bawah, osteoarthritis dan diabetes juga dianggap sebagai efek dari obesita. Encok juga dapat berkembang karena akumulasi asam urat dalam sendi yang biasanya terdapat pada bagian ibu jari kaki. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit yang sangat parah dan tak tertahankan.

Masalah Pernapasan:

Obesitas dapat menyebabkan aktivitas pada organ jaringan menjadi terganggu sehingga menyebabkan masalah pada bagian sistem pernapasan dan juga apnea obstruktif yang menjadi masalah umum dari kondisi tidur.

Masalah Gastrointestinal:

Obesitas dapat menyebabkan masalah seperti gastro-esofagus yaitu penyakit refluks yang dapat menyebabkan mulas karena refluks yang disebabkan oleh kerusakan mukosa esofagus. Peradangan lemak dari hati juga menjadi salah satu masalah utama dari obesitas. Selain itu, pembentukan batu dalam kandung empedu dan hernia juga bisa terjadi pada orang gemuk.

Masalah Genitourinary:

Karena obesitas, perkembangan dan fungsi dari organ genital dapat terganggu. Inkontinensia, gagal ginjal, hipogonadisme (fungsi yang tidak tepat dari organ seksual pada pria dan wanita) dan disfungsi ereksi atau impotensi dapat disebabkan karena obesitas.

Masalah Psikologis:

Obesitas dapat menyebabkan banyak masalah psikologis karena mereka harus menghadapi banyak stigma sosial karena penampilan mereka terganggu. Hal ini dapat menyebabkan depresi dan harga diri yang rendah. Gangguan dismorfik tubuh atau kesusahan terlalu banyak tentang bagian tubuh juga menyebabkan banyak stres dan isolasi sosial. Adanya tekanan psikologis yang terlalu banyak, maka dapat menyebabkan bunuh diri.

Masalah kulit:

Obesitas juga dapat menyebabkan berbagai masalah kulit seperti stretch mark, Acanthosis (hiper-pigmentasi pada kulit di bagian lipatan), Lymphedema atau retensi cairan di berbagai bagian tubuh termasuk Selulitis, carbuncle atau intertrigo.

Semua masalah ini adalah konsekuensi langsung atau
bahkan tidak langsung dari masalah obesitas. Ada begitu banyak masalah yang dapat ditimbulkan dari masalah obesitas. Beberapa diantaranya adalah reversibel dan yang lainnya adalah ireversibel. Obesitas harus ditangani dengan sangat hati-hati dan hati-hati!

Audio Hipnoterapi untuk Masalah Berat Badan.

Hypnotherapy merupakan sebuah cara yang efektif untuk mengontrol pola makan yang berlebihan atau makan makanan yang salah. Hipnoterapi akan membantu melakukan perubahan menuju hidup yang lebih sehat dan lebih baik sehingga program penurunan berat badan yang di jalaninya akan berhasil. Anda akan mampu menghilangkan kebiasaan buruk seperti mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dan berlebihan. Anda akan belajar untuk selalu mengontrol pola makan Anda dengan porsi yang tepat dan gizi yang seimbang, dan di sertai dengan olahraga secara teratur untuk meningkatkan kesejahteraan Anda. Klik: Weight Loss-Menurunkan Berat Badan