site hit counter
     

Apa itu Stres?

Stres sudah merupakan bagian hidup dizaman kompetitif sekarang ini. Kita perlu memahami penyebab-penyebab sters sehingga kita punya cara khusus dalam menoleransi stres. Ada banyak hal yang merupakan sumber stres pada Anda sbb:

  • Stres pribadi yang mungkin disebabkan oleh sifat dari pekerjaan Anda, perubahan dalam hidup Anda atau masalah pribadi.
  • Stres dalam keluarga atau teman, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi Anda.
  • Stres pada rekan Anda, yang juga dapat mempengaruhi Anda.

Apa itu Stres?

Stres adalah respon dari tekanan. Semakin besar tekanan, semakin berpeluang menjadikan Anda stres. Stres dapat digambarkan sebagai penderitaan yang disebabkan sebagai akibat dari tekanan fisik atau mental. Stres dapat muncul sebagai hasil dari:

Kecemasan

Kecemasan terjadi ketika ada peristiwa dalam kehidupan yang dirasakan akan mengancam fisik individu, sosial dan kesejahteraan mental. Besar kecilnya rasa cemas ini  tergantung pada:

  • Bagaimana peristiwa yang dihadapi seseorang mengancam dirinya.
  • Strategi seseorang dalam menghadapinya.
  • Berapa banyak peristiwa penyebab stres terjadi dalam kurun waktu singkat.

Ketegangan

Ketegangan adalah reaksi alami terhadap kecemasan. Reaksi ini adalah bagian dari naluri manusia yang merupakan cara bertahan hidup manusia primitif. Ketegangan terjadi karena adanya perubahan fisiologis dalam mempersiapkan diri untuk 'fight or flight' (menghadapi atau menghindari). Perubahan fisiologis ini karena ada jenis hormon tertentu yang dirilis dalam tubuh dan menyebabkan otot tegang siap beraksi.

Pembuluh darah di dekat kulit mengerut, untuk memperlambat pendarahan jika terjadi cedera, dan untuk meningkatkan suplai darah ke otot-otot, jantung, paru-paru dan otak. Pencernaan dihambat, kandung kemih rileks, denyut jantung meningkatkan kecepatan bernapas, dan tubuh berkeringat. Orang yang tegang menjadi lebih waspada, mata mereka membesar dan gelombang adrenalin menimbulkan peningkatan energi.

Respon ini sangat berguna dalam situasi bahaya fisik, namun, tidak seperti bagi manusia primitif, banyak kecemasan kehidupan modern yang tidak cukup diselesaikan dengan 'fight or flight'. Situasi stres modern cenderung berlanjut untuk jangka waktu yang jauh lebih lama, ahirnya menyebabkan gejala stres yang mencegah individu untuk normal dan santai.

Tanda-tanda Stres Secara Fisik:

Selain merasa tidak nyaman, tegang dan cemas, stres menyebabkan sensasi fisik seperti:

  • Palpitasi (jantung berdebar)
  • Pusing
  • Gangguan pencernaan atau mulas
  • Ketegangan sakit kepala
  • Sakit otot
  • Gemetar atau mata berkedut
  • Diare
  • Sering buang air kecil
  • Insomnia
  • Kelelahan
  • Ketidakmampuan

Seseorang seringkali tidak menyadari bahwa mereka menderita stres dan mengunjungi dokter dengan mengeluhkan gejala gangguan pencernaan, nyeri otot, sakit kepala, dll. Bahkan lebih dari itu stres berat dapat menyebabkan gangguan panik, sakit dada, fobia dan ketakutan menjadi sakit parah.

Stres yang berkelanjutan juga dapat menyebabkan perasaan lesu dan kelelahan, migrain, sakit perut parah dan sulit tidur. beberapa orang menganggap mereka perlu bantuan medis untuk menghilangkan gejala-gejala tersebut. Namun sebenarnya penyebabnya adalah stres. Jadi solusi yang tepat untuk gejala-gejala diatas adalah cukup dengan menghilangkan stres. Hal ini dapat dilakukan melalui teknik  atau terapi menghilangkan atau setidaknya mengurangi stres.

Kejadian atau Situasi penyebab Stres

Beberapa orang menemukan berbagai aktivitas dan situasi yang lebih berpeluang menyebabkan stres bagi mereka, sedangkan yang lainnya tidaklah demikian. Tiap orang memiliki berbagai peristiwa atau situasi tertentu yang sangat stres baginya, namun, kebanyakan orang akan setuju bahwa peristiwa besar seperti kehilangan pekerjaan, perceraian atau masalah uang menimbulkan stres bagi siapa pun. Situasi yang paling berpeluang menyebabkan stres adalah perubahan yang tidak diharapkan dalam kehidupan seseorang.

Daftar berikut ini disusun dari jawaban yang diberikan oleh sejumlah besar orang tentang bagaimana sulitnya untuk menyesuaikan diri dengan peristiwa yang sedang terjadi. Skor tinggi menunjukkan bahwa seseorang sangat sulit untuk menyesuaikan diri dan yang pada gilirannya menyebabkan stres yang tinggi.

Peristiwa

Skor

Kematian suami atau istri

100

Perceraian

73

Berpisah dengan pasangan

65

Kematian anggota keluarga dekat

63

Cedera atau penyakit

53

Pernikahan

50

Kehilangan pekerjaan

47

Rekonsiliasi Pernikahan

45

Pengunduran diri

45

Perubahan kesehatan anggota keluarga

44

Kehamilan

40

Masalah seksual

39

Penambahan anggota keluarga baru

39

Kematian seorang teman dekat

37

Pindah pekerjaan

36

Melakukan percobaan besar

31

Perubahan tanggung jawab di tempat kerja

29

Putra atau putri meninggalkan rumah

29

Pasangan mulai / berhenti kerja

26

Memulai atau meninggalkan sekolah

26

Masalah dengan bos

23

Perubahan di rumah

20

Hutang

17

Perubahan kebiasaan makan

15

Liburan

13

hari raya

12

Pelanggaran  hukum ringan

11


Tidak hanya perubahan yang tidak mengenakkan menyebabkan stres, tapi tampaknya hampir setiap perubahan melibatkan stres dalam peyesuaian diri, tampaknya bijaksana bagi kita agar tidak melakukan terlalu banyak perubahan dalam hidup pada saat yang sama jika memungkinkan.

Selain stres yang disebabkan oleh kejadian, situasi tertentu dapat menyebabkan perasaan individu tertekan, meskipun seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa tingkat stres akan tergantung antara lain pada strategi seseorang dalam menghadapinya. Lingkungan juga dapat berfungsi untuk membuat kita stres: misalnya, kebisingan, massa, pencahayaan yang buruk, polusi atau faktor eksternal lainnya di mana kita tidak memiliki kontrol sehingga menyebabkan kita merasa cemas dan mudah tersinggung.

Menyesuaikan diri dengan kehidupan modern juga dapat menjadi sumber stres. Kita sekarang dengan mudahnya berkomunikasi dengan orang-orang dalam berbagai cara, misalnya melalui internet, ponsel, dan berbagai media penyiaran. Selain itu, bagi banyak perempuan merasa tertekan karena tuntutan harus mengurusi keluarga dan harus menjadi tulang punggung keluarga.

Semua perubahan ini berarti bahwa stres bisa dialamai siapa saja baik orang biasa maupun profesional. Dari semua uraian diatas kita bisa menyimpulkan bahwa program manajemen stres, atau metode kusus untuk mengelola stres merupakan bagian penting dari kehidupan modern.

Temukan lebih lanjut di: http://www.skillsyouneed.com/ps/stress.html # ixzz2SCbylDj9