Memahami Gangguan Jiwa Obsessive Compulsive Disorder (OCD)

Kumpulan Artikel Lainnya » Artikel Tentang Gangguan Psikologi » Memahami Gangguan Jiwa Obsessive Compulsive Disorder (OCD)

Hal ini Banyak menimbulkan efek positif dan negatif bagi kesehatan. Efek negatif yang ditimbulkan lebih cenderung karena kesehatan yang tidakMemahami Gangguan Jiwa Obsessive Compulsive Disorder (OCD) diperhatikan tuntukan kerja dan waktu yang tinggi membuat otak anda diharuskan berpikir hingga seringkali terjadi gangguan jiwa ringan seperti stress, jika hal ini anda biarkan berlarut-larut akan membahayakan kesehatan psikis anda. Gangguan jiwa ringan yang tidak lekas diobati akan menimbulkan gangguan jiwa dengan level tinggi yang sulit disembuhkan. gangguan jiwa berat tersebut diantaranya Bipolar Disorder dan Obsessive Compulsion Disorder (OCD).

Obsesive Compulsive Disorder (OCD), merupakan sejenis gangguan kecemasan, yaitu penyakit yang berpotensi mengganggu serta memerangkap orang dalam siklus pikiran dan perilaku yang berulang. Orang dengan OCD ini terganggu oleh stres, ketakutan atau bayangan yang berulang (obsesi) yang tidak dapat mereka kendalikan. Kecemasan/kegelisahan yang dihasilkan oleh pikiran-pikiran tersebut mengarahkan mereka pada kebutuhan mendesak untuk melakukan ritual atau rutinitas tertentu (compulsion). Ritual kompulsif ini dilakukan dalam upaya untuk mencegah pikiran obsesif atau membuat pikiran tersebut hilang.

Meskipun ritual ini dapat mengurangi kecemasan untuk sementara, namun orang tersebut harus melakukan ritualnya lagi ketika pikiran obsesif datang kembali. Siklus OCD dapat menyita waktu yang sangat banyak dan secara signifikan mengganggu aktivitas normal. Penderita OCD mungkin menyadari bahwa pikiran tersebut adalah obsesi dan dorongan yang tidak masuk akal atau tidak realistis, tetapi mereka tidak mampu menghentikannya.

Apa Saja Gejala Obsessive Compulsive Disorder?

Gejala-gejala Obsessive Compulsive Disorder dapat bervariasi. Gejala obsesi yang umumnya ditemukan adalah:

  • Takut kotor atau terkontaminasi oleh kuman.
  • Takut mencelakai orang lain.
  • Takut membuat kesalahan.
  • Takut malu atau berperilaku sosial yang tidak dapat diterima masyarakat.
  • Takut berpikir jahat atau berdosa.
  • Perlu kerapian, seimbang atau ketepatan.
  • Keraguan yang berlebihan dan kebutuhan untuk selalu dipercayai.

Sedangkan gejala kompulsi meliputi:

  • Berulang kali mandi, siram atau mencuci tangan.
  • Menolak untuk berjabat tangan atau menyentuh pegangan pintu.
  • Berulang kali memeriksa hal-hal yang sama, seperti kunci atau kompor.
  • Terus berhitung, baik di dalam pikiran atau diucapkan dengan keras sambil melakukan tugas-tugas rutin.
  • Mengatur barang-barang dengan cara tertentu secara terus-menerus.
  • Mengkonsumsi makanan dalam urutan tertentu.
  • Terjebak pada kata-kata, gambar atau pikiran, yang biasanya mengganggu, sehingga dapat mengganggu waktu tidur.
  • Mengulangi kata-kata, kalimat atau doa tertentu.
  • Melakukan tugas yang sama berkali – kali.
  • Mengumpulkan atau menimbun barang tanpa nilai yang jelas/berarti.

Apa Penyebab Obsessive Compulsive Disorder?

Penyebab pasti dari OCD belum sepenuhnya dipahami, namun penelitian telah menunjukkan bahwa kombinasi faktor biologis dan lingkungan ikut terlibat.

Faktor biologis: Otak adalah struktur yang sangat kompleks. Otak berisi miliaran sel saraf yang disebut neuron dan harus berkomunikasi serta bekerja sama agar tubuh dapat berfungsi secara normal. Neuron berkomunikasi melalui sinyal listrik. Mediator khusus, yang disebut dengan neurotransmiter, membantu memindahkan pesan-pesan listrik dari neuron ke neuron. Penelitian telah menemukan hubungan antara rendahnya kadar neurotransmitter , yang disebut serotonin, dengan terjadinya OCD. Selain itu, ada bukti bahwa ketidakseimbangan serotonin dapat diturunkan dari orang tua kepada anak-anak. Hal ini berarti OCD dapat diwariskan.

Daerah-daerah tertentu di otak dapat juga terpengaruh oleh ketidakseimbangan serotonin, yang memicu timbulnya OCD. Masalah ini tampaknya melibatkan jalur otak yang menghubungkan daerah otak yang berfungsi sebagai penilaian dan perencanaan, dengan daerah otak yang menerima pesan untuk gerakan tubuh.

Studi juga telah menemukan hubungan antara infeksi oleh bakteri Streptococcus dengan OCD. Infeksi ini, jika berulang dan tidak diobati, dapat menyebabkan timbulnya OCD dan gangguan lainnya pada anak-anak.

Faktor Lingkungan: Terdapat faktor lingkungan yang dapat memicu OCD pada orang-orang yang memiliki kecenderungan OCD. Faktor lingkungan juga dapat memperburuk gejala dan meliputi:

  • Siksaan
  • Perubahan kondisi kehidupan
  • Penyakit
  • Kematian orang yang dicintai
  • Masalah atau perubahan yang terkait dengan pekerjaan dan sekolah
  • Masalah dalam hubungan percintaan.

Bagaimana Obsessive Compulsive Disorder Didiagnosis?

Tidak ada tes laboratorium untuk mendiagnosis OCD. Dokter mendasarkan diagnosa pada penilaian gejala pasien termasuk berapa banyak waktu seseorang dihabiskan untuk melakukan perilaku ritualnya.

Bagaimana OCD Diobati?

OCD tidak dapat sembuh, sehingga sangat penting untuk mendapatkan pengobatan. Pendekatan yang paling efektif untuk mengobati OCD ialah gabungan obat dengan terapi perilaku kognitif.

  • Terapi Perilaku Kognitif. Tujuan dari terapi perilaku kognitif adalah untuk membimbing penderita OCD dalam menghadapi ketakutan mereka dan mengurangi kecemasan tanpa melakukan perilaku ritual (disebut terapi eksposure dan terapi pencegahan respon). Terapi ini juga berfokus pada mengurangi pikiran berlebihan atau pikiran yang sering terjadi pada orang dengan OCD.
  • Terapi Obat. Antidepresan, seperti selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI), antidepresan seperti Paxil, Prozac, Zoloft. Jenis obat yang lama, misal antidepresan trisiklik seperti Anafranil, juga dapat digunakan. Dalam kasus OCD yang parah dan pada orang yang tidak merespon terhadap terapi obat dan perilaku, maka dapat digunakan terapi electroconvulsive (ECT) atau psychosurgery untuk mengobati gangguan tersebut. Selama ECT, elektroda dipasangkan pada kepala pasien dan serangkaian kejutan listrik dikirim ke otak, yang akan menyebabkan kejang. Kejang ini menyebabkan pelepasan neurotransmiter atau senyawa serotonin di otak.
  • TerapiOtak berbasis musik Gelombang Otak.Terapi Gelombang Otak OCD Therapy akan membantu Anda dalam menghilangkan gangguan OCD  yang selama ini Anda alami. Terapi ini mengandung stimulasi gelombang otak dengan menggunakan frekwensi yang sudah disesuaikan dan sangat tepat untuk digunakan oleh semua orang yang mengalami gangguan OCD ini.Untuk menggunakan Terapi Gelombang Otak OCD Therapy ini sangat mudah, karena Anda cukup mendengarkan melalui headphone atau speaker dan dengan posisi sambil duduk santai atau sambil berbaring. Rasakan stimulus dari aluran musik terapi ini, dengan cara mata Anda dipejamkan. Gunakanlah dalam sehari selama 30 menit secara rutin, akan lebih efektif jika Anda menggunakannya saat keadaan Anda benar-benar santai dan rileks serta tidak ada yang mengganggu. Biasanya, untuk mendapatkan keadaan seperti itu disaat Anda menjelang tidur. Tidak masalah jika Anda tertidur saat menggunakan terapi ini, karena otak Anda akan tetap menerima stimulus dari terapi ini.

Baca juga :

6 Tips Ampuh Mengatasi Galau

Cara Mengatasi Gangguan Panik Berlebih

ESQ Kunci Untuk Menjadi Manusia Seutuhnya

Hipnoterapi Untuk Mudah Memaafkan Dan Hilangkan Sakit Hati

Inilah 6 Cara Mudah Menghilangkan Emosi Negatif

Kenali 10 Gangguan Jiwa Paling Berbahaya

Ketahui Bahayanya Sulit Memaafkan Kesalahan Orang Lain

Memahami Gangguan Jiwa Obsessive Compulsive Disorder (OCD)

Mengenal Gangguan Bipolar Disorder

Penyebab Penyakit Bipolar Disorder dan Cara Mengobatinya

Tanda-Tanda Gangguan Jiwa Yang patut Diwaspadai

Artikel lainnya klik disini


Hubungi Kami


CS I - Rina

Contact/SMS/WA

089 668 981 116

BB Messenger

580AC78B


CS II - Rio

Contact/SMS/WA

082 137 923 730

BB Messenger

5A268044


Jam Kerja: Hari Senin-Sabtu
Pukul 08:00-16:00 WIB
Diluar Jam Kerja Bisa SMS/Email


Testimoni

"Saya menerima CD Anda sekitar seminggu yang lalu dan telah mendengarkan secara rutin tiap hari. Saya merasakan perubahan besar dalam kekuatan mental dan kepercayaan diri saya. Sungguh audio terapi yang berkwalitas tinggi. Saya merekomendasikan pada teman-teman saya tentang CD terapiotak.com. Terimakasih, karena telah memberi saya jalan keluar".

(CD Self Confidence, M. Zakaria,Wonosobo-Jateng)

Lihat testimoni lainnya

KIRIMKAN TESTIMONI ANDA KE E-MAIL KAMI, HANYA TESTIMONI YANG SOPAN DAN MASUK AKAL SAJA YANG AKAN KAMI TAMPILKAN DI WEBSITE KAMI.


Nama Perusahaan

Perusahaan Terapi Otak
CV.KARYA ABADI

Alamat: Jl. Raya Jepara-Semarang Km 21, Sidigede 15/03, Welahan, Jepara, 59464, Semarang, Jawa Tengah

 

Produk CV.Karya Abadi
Sertifikat Terapi Otak

Produk terapiotak.com di buat dari software yang berlisensi untuk kepentingan komersial (Commercial Business Licensing) seperti menjual dalam bentuk CD dan menyediakan layanan download yang bisa menjadi hak paten terapiotak.com. Untuk hasil maksimal pakailah produk Musik Terapi Otak original dari terapiotak.com

Perlindungan Hak Cipta

Kami sangat berterima kasih atas respek Anda terhadap hasil karya cipta intelektual seseorang / sekelompok orang / perusahaan dengan tidak menyebar luaskan produk kami secara ilegal atau tanpa sepengetahuan.

Lihat Kemasan Terbaru

Cover Terapi Otak

Pastikan Anda Mendapatkan Produk Asli terapiotak.com sesuai Kemasan Diatas

 

LIHAT TAMPILAN WEBSITE LAMA

 

Temukan Kami

 

Promo Terapi Otak